FOUR EYES PRINCIPLES BANK
Deskripsi:
Banyaknya kasus fraud seperti gratifikasi, korupsi, penyalahgunaan wewenang/jabatan, kredit fiktif, penyuapan tidak terlepas dari lemahnya manajemen risiko. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor sbb:
- Tidak ada atau belum ada budaya risiko yang berakar kuat dalam organisasi
- Peranan manajemen risiko hanya sebatas ada jika diperlukan saja atau ketika organisasi menghadapi masalah
- Kesan yang tercipta dalam organisasi bahwa manjemen risiko hanya menghambat pencapaian tujuan bisnis
- Manajemen risiko sebagai 2nd line of defense bukan bagian dari bisnis
SEOJK No 34 /SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum menyebutkan pentingnya penerapan prinsip pemisahan fungsi (four eyes principle) secara memadai dan konsisten. Banyak serta beragamnya transaksi keuangan dalam bank seperti pengiriman uang, jual beli valas, pembiayaan, tabungan, deposito tentunya berisiko tinggi jika bank tidak melakukan pengendalian internal dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari peranan “four eyes principles” sebagai bagian dari manajemen risiko bank.
Pelatihan ini akan membahas secara rinci, sistematis bagaimana bank dapat menerapkan four eyes principles sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko terintegrasi. Berbagai pendekatan implementasi four eyes principles akan dibahas seperti menciptakan budaya risiko yang mendukung, struktur organisasi yang memadai, dan faktor-faktor pendukung lainnya. Pelatihan ini dibawakan oleh praktisi perbankan sekaligus instruktur yang sudah berpengalaman membawakan pelatihan di sektor perbankan dan keuangan lebih dari 170 kelas baik public maupun in house untuk berbagai Lembaga Keuangan di Indonesia.
Manfaat Training :
-
Training ini disusun untuk membantu bank dalam upaya meningkatkan pengetahuan, pengalaman, kompetensi dalam membangun dan menerapkan 4 eyes principles sehingga dapat membantu dalam menjalankan fungsi manajemen risiko dengan baik.
Materi :
- Tinjauan kasus-kasus Fraud di sektor perbankan terkait lemahnya penerapan “four eyes principles”
- Overview POJK No.No 18/POJK.03/2016 dan SEOJK No 34/SEOJK.03/2016 Dan Kaitannya dengan “four eyes principles”
- Faktor-faktor Penghambat dan Kunci Sukses Penerapan “four eyes principles”
- Best Practices Penerapan “four eyes principles”
- Latihan Penilaian Risiko Terkait “four eyes principles”
- Berbagai Pendekatan dalam Penerapan “four eyes principles”
- Pendekatan Internal Control Management (Mekanisme, langkah-langkah penerapan, kunci sukses dan faktor penghambat)
- Berbagai Pendekatan dalam Penerapan “four eyes principles”
- Integrated GRC (Mekanisme, faktor penghambat dan kunci sukses penerapannya)
- Studi Kasus
- Presentasi Studi Kasus dan Diskusi
Target Peserta :
Para karyawan di semua departemen khususnya bagian Risk Management, Internal Audit, Sales/Marketing, Treasury, Finance, Operation, HRD, IT, Kepatuhan, Legal.
Pembicara / Fasilitator :
- Kurnia Hadi, GRCP, GRCA, Crbia
Tiap bulan pasti running Tanggal Pelaksanaan (Bisa Request):
| 21-22 Januari 17-18 Februari 18-19 Maret 22-23 April 12-13 Mei 23-24 Juni |
13-14 Juli 03-04 Agustus 28-29 September 27-28 Oktober 11-12 November 17-18 Desember |
Tempat :
- Alternatif Hotel: Ciputra Hotel, Ibis Group, Hotel Oria Jakarta, Hotel Holiday Inn Jakarta wahid hasyim, Lokasi training akan kami konfirmasi kembali kepada peserta
Metode Training :
- Offline Training (Di Hotel / Johnson Training Center)
- Online Training (Zoom Meeting)
Fee Investasi Training:
| Fee Offline Training (Jakarta) | Fee Offline Training (Luar Kota Jakarta) |
|
|
|
Fee Private Onsite Training Onsite
|
Fee Training Online:
|
INFORMASI
Registrasi, hubungi :
-
- Johnson Indonesia – Training Center: Nur Lela/ Komariah/Nisa / Dinda
- (021) 541 9152 , Hp: 0815 972 5020
- E-mail: infotraining27@gmail.com
- Website:
- https://www.trainingjohnson.com
- http://www.seminarjohnson.com
- https://www.trainingsdm.com
DOWNLOAD BROSUR
FORM REGISTRASI
